Sabtu, 29 Januari 2011

FOKUS: Fabregas "The Maestro" Versus Iniesta "The Magician"

Penampilan Cesc Fabregas dan Andres Iniesta di lapangan hijau ditunjang sepatu yang mereka pakai.

Kemampuan Cesc Fabregas dan Andres Iniesta di atas lapangan hijau tidak perlu diragukan lagi. Awal tahun ini, kehebatan dua pemain juara dunia itu kian ditunjang oleh teknologi sepatu terbaru yang mereka pakai, CTR 360 Maestri II Elite.

Kemampuan Cesc Fabregas dan Andres Iniesta di atas lapangan hijau tidak perlu diragukan lagi. Awal tahun ini, kehebatan dua pemain juara dunia itu kian ditunjang oleh teknologi sepatu terbaru yang mereka pakai, CTR 360 Maestri II Elite.

Penggunaan dua sepatu terbaru dari Nike itu berdasarkan rekor statistik yang dimiliki keduanya. Musim lalu, Fabregas menjadi penyumbang assist terbanyak bagi Arsenal di Liga Primer Inggris. Berdasarkan catatan Opta, setiap 24,8 menit Fabregas melepas peluang yang bisa dimanfaatkan rekan-rekan setimnya. Bahkan di lima liga top Eropa musim 2009/10, Fabregas merupakan pemain paling produktif dalam menciptakan peluang.

Teknik dan kemampuan mendikte jalannya permainan membuat Fabregas pantas memakai The Maestro.

Sementara Iniesta memiliki keakuratan umpan yang luar biasa. Tercatat Iniesta melepas 90 persen umpan yang akurat sepanjang berpartisipasi di Liga Champions musim lalu. Di Barcelona, tingkat keakuratan umpan Iniesta juga tercatat tinggi dengan persentase mencapai 93,7 persen.

Kemampuan Iniesta mengubah jalannya permainan membuatnya cocok menggunakan The Magician.

Ada enam elemen penting pada CTR 360 Maestri II Elite yang menunjang permainan Fabregas dan Iniesta, mulai dari kulit sintesis, zona bantalan kaki, receive dan pass pad, carbon chassis, serta rancangan tali yang asimetris.

Berikut perbandingan statistik Fabregas dan Iniesta:

Fabregas:
  • Menghasilkan 2274 passing setiap musim;
  • Sejak 2007, Fabregas menghasilkan 41 asisst atau sembilan kali lebih banyak dibandingkan pemain di urutan kedua;
  • Rata-rata keakuratan passing Fabregas mencapai 51,5 per pertandingan, sedangkan rata-rata klubnya adalah 24,2;
  • Rata-rata tembakan Fabregas adalah 2,26 per pertandingan dan mencatat angka perubahan 20,3 persen, sedangkan rata-rata liga pada umumnya hanya 14,6 persen;
  • Nilai keakuratan passing Fabregas di tiga area adalah: 95 persen pada posisi bertahan, 87 persen di tengah, dan 70 persen sebagai penyerang.

Iniesta:

  • Menghasilkan 2075 passing setiap musim;
  • Rata-rata keakuratan passing Iniesta adalah 47,4 per pertandingan, sedangkan klubnya 26,9;
  • Musim lalu, Iniesta mencapai tingkat akurasi passing luar biasa 93.7 persen pada posisi tengah permainan;
  • Iniesta mencatat nilai akuras passing sebanyak 89,06 persen, sedangkan rata-rata Primera Liga Spanyol adalah 82,51 persen;
  • Nilai keakuratan passing Iniesta di tiga area adalah: 95,8 persen pada posisi bertahan, 94 persen di tengah, dan 80,9 persen sebagai penyerang.

Indonesia Harus Cari Pemain Muda

"Sepakbola Indonesia jauh lebih baik cuma sayangnya kemarin kalah dengan Malaysia."


Mantan pemain Real Madrid, Luis Figo, datang berkunjung ke Indonesia, Sabtu 29 Januari 2011. Figo datang sejak Jumat kemarin dan akan menemani masyarakat Jakarta dalam acara Indonesia Menggiring Bola Bersama Luis Figo di Silang Barat, Monas, Jakarta. Minggu 30 Januri 2011.

Sehari sebelum acara itu, Figo menyempatkan diri bicara soal perkembangan sepakbola Indonesia, terutama tim nasional. Mantan pemain Inter Milan ini bahkan mengikuti perkembangan sepakbola Tanah Air di Piala AFF 2010 lalu.

"Sepakbola Indonesia jauh lebih baik cuma sayangnya kemarin kalah dengan Malaysia," kata Figo dalam acara jumpa pers yang berlangsung di Lapangan Plaza Area Soemantri Brodjonegoro, Sabtu 29 Januari 2011.

"Kami berharap ke depannya timnas (Indonesia) bisa menjadi lebih baik," tambahnya.

Figo juga memberi masukan bagi sepakbola Tanah Air agar bisa jadi penopang timnas yang baik. Salah satunya dengan mencari pemain-pemain yang muda yang bisa ikut andil dalam persepakbolaan.

Tidak itu saja, kata Figo, tapi juga dukungan pemerintah yang dianggapnya vital. "Timnas yang baik berawal dari kompetisi, dari kompetisi itulah akan muncul pemain-pemain yang baik," kata Figo yang siang itu menggunakan seragam Madrid dipadu dengan jeans.

Ibu Bayi Ronaldo Meninggal Dunia?

Tidak disebutkan kapan dan di mana sang ibu wafat. 
 
Perempuan yang menjadi ibu dari bayi Cristiano Ronaldo dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan kakak kandung Ronaldo yang selama ini menjadi pengasuh bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

Tidak disebutkan kapan dan di mana sang ibu wafat. Hanya disebutkan kalau si bayi kini tidak lagi memiliki ibu.

"Tidak ada perempuan yang menelpon dia (bayi Ronaldo). Tidak ada ibu, tidak ada telepon, tidak ada apa-apa. Ibunya sudah meninggal, bayi ini tidak punya ibu," kata Katia Aveiro sebagai kakak Ronaldo dikutip dari The Sun,  Sabtu 29 Januari 2011.

Putra Ronaldo yang diberi nama Cristiano Ronaldo Jr lahir dari perempuan Inggris yang dikabarkan berusia 20 tahun. Tidak ada kabar pasti soal status sang ibu. Satu sumber menyebutnya sebagai si ibu memang dibayar untuk mengandung anak Ronaldo.

Sedangkan sumber lain menyebut sang anak lahir dari hubungan satu malam antar kedua orangtuanya. Si anak saat ini berada dalam pengasuhan Ronaldo dan keluarganya. (umi)

Jumat, 28 Januari 2011

MU Sudah Tunjuk Suksesor Van Der Sar

Sir Alex Ferguson tak ingin mengulang kesalahan.
Edwin van der Sar akan pensiun mengawal gawang Manchester United di akhir musim ini. Manajer MU, Sir Alex Ferguson sudah menunjuk calon pengganti Van der Sar.

Jari telunjuk Sir Alex mengarah ke kiper tim nasional Jerman milik Schalke, Manuel Neuer. Kiper 24 tahun ini dianggap sebagai penggantii paling pantas Van De Sar

Menurut The Daily Mail, MU akan mendatangkan Neuer setelah musim ini berakhir. Sir Alex Ferguson tak ingin mengulang kesalahan seperti ketika Peter Schmeichel meninggalkan Setan Merah pada 1999.

Di bawah nama Neuer juga muncul nama David De Gea (Atletico Madrid) dan Julio Cesar (Inter Milan). Mereka akan menjadi alternatif jika Neuer gagal didatangkan.

Pasalnya, MU harus bersaing ketat dengan Bayern Munich untuk mendapatkan Neuer. Jika MU tak waspada, koneksi Jerman bisa membuat Neuer memilih Bayern.

Rabu, 26 Januari 2011

Dani Alves Pilih Chelsea daripada Man City

Alves akan menciptakan dua bek sayap impian di The Blues bersama Ashley Cole. 

Dani Alves sudah siap-siap meninggalkan Barcelona. Jika negosiasi gagal, Alves akan mengucapkan selamat tinggal kepada publik Camp Nou.

Bintang Brasil ini sedang memasuki pekan krusial negosiasinya dengan El Barca soal perpanjangan kontrak. Sport menyebut agen Alves, Joaquin Macanas akan duduk semeja dengan Direktur Teknik Barcelona, Andoni Zubizarreta pekan ini untuk menyelesaikan negosiasi.

Jika tak menemui kata sepakat, Macanas akan coba melihat penawaran tertinggi dari Chelsea atau Manchester City, dua klub yang terus memonitor negosiasi kliennya itu. Dan Alves mengaku lebih suka hijrah ke Chelsea, meski ManCity bisa memberi uang lebih besar.

Alves ingin bergabung dengan bintang-bintang Chelsea. Ia juga akan menciptakan dua bek sayap impian di The Blues bersama Ashley Cole di sisi kiri.

Alves yang bergabung dengan Barcelona dari Sevilla pada 2008 jadi salah satu bek sayap kanan dengan naluri menyerang terbaik di dunia. Pemain 27 tahun ini juga masuk nominasi Pemain Terbaik Dunia 2010 (Ballon D’Or). Sejak
hadir di Camp Nou, Alves telah dua kali memenangi Liga Spanyol (La Liga) dan sekali Liga Champions.

Kontrak Alves di Camp Nou berakhir pada Juni 2012. Barcelona berharap Alves bisa memperpanjang kontrak.  

Mengapa Messi Raih Ballon d'Or, Bukan Ronaldo

Ronaldo dicap tidak memiliki sifat rendah diri dan membumi untuk menjadi pemain terbaik.

Selain karena skill dan kemampuan di atas lapangan, sukses Lionel Messi memenangi penghargaan FIFA Ballon d'Or sebagai Pemain Terbaik Dunia 2010, adalah karena sifatnya yang bersahabat, membumi dan yang terpenting tidak sombong.

"Untuk menjadi pemain terbaik dunia, bukan berarti Anda hanya bagus bermain di lapangan. Tapi, Anda juga harus disukai oleh banyak orang," kata pemain Barcelona, Daniel Alves, Selasa 25 Januari 2011, dikutip Goal.

Alves menilai rekannya di Barcelona itu memiliki sifat-sifat tersebut di atas. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, yang menurut Alves memiliki karakter dan sikap yang bertolak belakang dari Messi, sehingga tak bisa masuk dalam kategori pemain hebat.

"Atas alasan itulah Lionel Messi, bisa memenangi penghargaan Ballon d'Or 2010. Bukan Cristiano Ronaldo yang sama sekali gagal masuk dalam daftar tiga finalis."

"Saya rasa pemain terbaik dunia harusnya merupakan pemain yang pendiam, rendah diri dan bersahabat. Dan Messi memiliki semua karakter itu, sedangkan Ronaldo tidak memilikinya," tandasnya. Apalagi, saat ini komisi pemilihan, tidak hanya dilakukan oleh para wartawan, tapi juga melibatkan seluruh pelatih dan kapten timnas dari 208 negara yang berafiliasi kepada FIFA. (one)

Proyek Rp1,4 Triliun Madrid di Musim Panas

Mourinho dengan modal €80 juta yakin bisa mendapatkan Bale.    



 Real Madrid siap menguras kocek lagi di bursa transfer pemain musim panas 2011. Kali ini, target El Real yakni duet Tottenham Hotspur.

Mungkin ini salah satu alasan mengapa Presiden Florentino Perez masih menutup buku ceknya rapat-rapat di bursa transfer musim dingin ini, meski Jose Mourinho merajuk minta striker anyar. Karena Perez ingin habis-habisan di musim panas nanti.

Perez siap memanjakan entrenador Jose Mourinho dengan mendatangkan dynamic duo Spurs: Luka Modric dan Gareth Bale. Menurut The Daily Star, The Special One sangat yakin bisa membentuk lini tengah yang solid dengan mendatangkan Modric.

Langkah ini juga akan memberikan kompetisi bagus di sayap kiri dengan mendapatkan Bale. Bahkan untuk itu, Mourinho siap mengeluarkan full back Marcelo dari line up Los Blancos.

Real meyakini Spurs akan meminta tebusan minimal €35 juta untuk Modric yang juga playmaker Kroasia itu. Mourinho dengan modal €80 juta juga yakin bisa mendapatkan Bale. Karena harga ini hanya €14 juta lebih murah dari banderol pemain termahal dunia Cristiano Ronaldo ketika didatangkan Madrid dari Manchester United.

Harga itu dinilai layak untuk Bale. Karena kubu Spurs segera melakukan finalisasi gaji baru bagi Bale senilai £100.000 (€115.000) per pekan.

Ini menjadikan Bale sebagai pemain bergaji tertinggi di Spurs. Winger Wales 21 tahun ini juga akan diperpanjang kontraknya selama lima tahun. Dan fakta-fakta inilah yang dianggap menantang bagi Madrid untuk mendapatkan Bale.

Sabtu, 22 Januari 2011

Sejarah Indonesia di Piala Dunia FIFA

Sejarah Indonesia di Piala Dunia FIFA

Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.
Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belandamenaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB)yang memakai bintang-bintang dari NIVBkalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ)salah satu klub anggota PSSIdalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya.
NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.
Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938.
Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland.

Pertandingan melawan Hongaria

Pada 5 Juni 1938, sejarah mencatat pembantaian tim Hungaria terhadap Hindia Belanda. Mereka bermain di Stadiun Velodrome Municipal, Reims, Perancis. Sekitar 10.000 penonton hadir menyaksikan pertandingan ini. Sebelum bertanding, para pemain mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing. Kesebelasan Hindia Belanda mendengarkan lagu kebangsaan Belanda Het Wilhelmus. Karena perbedaan tinggi tubuh yang begitu mencolok, walikota Reims menyebutnya, "saya seperti melihat 22 atlet Hungaria dikerubungi oleh 11 kurcaci."
Meski strategi tak bisa dibilang buruk, tapi Tim Hindia Belanda tak dapat berbuat banyak. Pada menit ke-13, jala di gawang Mo Heng bergetar oleh tembakan penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Lalu hujan gol berlangsung di menit ke-15, 28, dan 35. Babak pertama berakhir 4-0. Nasib Tim Hindia Belanda tamat pada babak kedua, dengan skor akhir 0-6. Pada saat itu Piala Dunia memakai sistem knock-out.
Meskipun kalah telak, surat kabar dalam negeri, Sin Po, memberikan apresiasinya pada terbitan mereka, edisi 7 Juni 1938 dengan menampilkan headline: "Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah".[2]

Rekor Turnamen

Rekor Penampilan di Piala Dunia FIFA

Rekor Penampilan di Piala Dunia FIFA
Tuan Rumah / Tahun Hasil Posisi M S K GM GK
Bendera Uruguay 1930 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Italia 1934 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Perancis 1938 Babak 1 (sebagai Hindia Belanda) 14 0 0 1 0 6
Bendera Brasil 1950 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Swiss 1954 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Swedia 1958 Mengundurkan diri selama kualifikasi - - - - - -
Bendera Chili 1962 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Inggris 1966 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Meksiko 1970 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Jerman Barat 1974 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Argentina 1978 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Spanyol 1982 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Meksiko 1986 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Italia 1990 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Amerika Serikat 1994 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Perancis 1998 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Korea Selatan Bendera Jepang 2002 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Jerman 2006 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Afrika Selatan 2010 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Brasil 2014 Belum Diselenggarakan





Bendera Rusia 2018 Belum Diselenggarakan





Bendera Qatar 2022 Belum Diselenggarakan





Total 1/19 Round 1 0 0 1 0 6
Sejarah final Piala Dunia FIFA 1938
Tahun Babak Nilai Hasil
1938 Babak 1  Hindia-Belanda 0 – 6  Hongaria Kalah

[sunting] Rekor Penampilan di Piala Asia AFC

Tahun Hasil Poin M S K GM GK
Bendera Hong Kong 1956 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Korea Selatan 1960 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Israel 1964 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Iran 1968 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Kuwait 1972 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Singapura 1976 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Qatar 1980 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1984 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Lebanon 1988 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Jepang 1992 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1996 Babak 1 3 0 1 2 4 8
Bendera Lebanon 2000 Babak 1 3 0 1 2 0 7
Bendera Republik Rakyat Cina 2004 Babak 1 3 1 0 2 3 9
Bendera IndonesiaBendera MalaysiaBendera ThailandBendera Vietnam 2007 Babak 1 3 1 0 2 3 4
Bendera Qatar 2011 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Total
Terbaik: Babak 1
12 2 2 8 10 28

[sunting] Rekor Penampilan di Kejuaraan Sepak Bola ASEAN

Kompetisi ini dulu dikenal sebagai Tiger Cup
Kejuaraan Sepak Bola ASEAN
Tahun Babak Main M S K GM GK
Bendera Singapura 1996
Juara keempat
6
3
1
2
18
9
Bendera Vietnam 1998
Juara ketiga
5
2
1
2
15
10
Bendera Thailand 2000
Runner-Up
5
3
0
2
13
10
Bendera Indonesia Bendera Singapura 2002
Runner-Up
6
3
3
0
22
7
Bendera Malaysia Bendera Vietnam 2004
Runner-Up
8
4
1
3
24
8
Bendera Singapura Bendera Thailand 2007
Babak grup
3
1
2
0
6
4
Bendera Indonesia Bendera Thailand 2008
Semi Final
5
2
0
3
8
5
Bendera Indonesia Bendera Vietnam 2010
Runner-Up
7
6
0
1
17
6
Total
Terbaik: Runner-Up
45
24
8
13
123
59